Pandemi ini membuat mayoritas orang mengurung dirinya di rumah masing-masing, terkurung berbulan-bulan. Mendadak menjadi tahanan rumah tanpa bisa kemana-mana dengan leluasa, bahkan untuk bertemu kekasihpun hanya lewat layar smartphone. Mendadak tersekat sendiri, merindukan pacar juga merindukan aktifitas pacarannya, juga merindukan mereka yang setia hadir dan ikut sing along setiap band gue Noerlayla perform. Serius! Gue rindu kalian!
“SEKAT” adalah ekspresi gue dalam menyuarakan perasaan gue selama pandemi ini, berbulan-bulan tersekat tembok-tembok rumah. Berbulan-bulan merindu, merindukan setiap hal yang gue sebutkan pada alinea pertama.
Sepi sendiri, sepi tanpamu.
Dengan bermodalkan equipment seadanya, gue dengan bantuan gitaris gue Rendy Yudhistira (Noerlayla) memproduksi lagu ini semaksimal mungkin dengan equipment yang minim. Tadinya akan dikerjakan di rumah masing-masing, dikarenakan Rendy butuh mikir bareng untuk musik jadinya dikerjakan di rumah gue. Tentunya dengan standar kesehatan ala rumah gue, cek suhu tubuh, langsung mandi & ganti baju begitu sampai hahaha. Ternyata pengerjaannya ga cukup 1 hari, setelah dapat izin menginap dari istri Rendy yang baik hati (makasi Icha), kita mengerjakan lagu ini selama 3 hari. Dikerjakan berdua selama 3 hari dari proses tracking, mixing, mastering (mostly Rendy yang ngerjain sih, gue cuma ngasi ide-ide halu doang hahaha), akhirnya lagu ini selesai dan siap rilis (secepatnya) di music streaming platforms kesayangan kalian.
Gue tahu SEKAT bukanlah lagu dengan genre kesukaan banyak orang (gue sendiri ga tau lagu ini masuk genre apa hahaha), tapi setidaknya gue jujur menuangkan apa yang gue suka di SEKAT. Tidak ada tendensi dalam memproduksi SEKAT selain sekedar bilang ke orang-orang “hei gue punya karya nih!”, bahkan tidak ada istilah jualan. Karena lagu jualanpun butuh “MODAL”, sementara gue? ga bermodal hahaha. I expect nothing!
I wish nothing but the best, ini karya gue, ini ekspresi gue, ini kebanggaan gue. Akhirnya gue punya KARYA! Terimakasih sudah mendengarkan, terimakasih untuk dukungannya. I appreciate that!
Gue persembahkan SEKAT untuk kamu, untuk kalian yang selalu ikut sing along saat gue manggung dan untuk kalian yang merindukan aktifitas normal. Panjang umur untuk segala hal baik!
- Terimakasih untuk Allah SWT yang selalu melindungi gue dan keluarga gue, juga orang-orang disekitar gue.
- Terimakasih untuk Mama & Almarhum Ayah yang sudah membesarkan gue sebaik-baiknya orang tua.
- Terimakasih buat adik-adik (Tika, Kiki, Raisha) yang selalu support abangnya.
- Terimakasih untuk Rendy Yudhistira, makasi bray udah bantuin gue merealisasikan lagu ini.
- Terimakasih untuk semua teman-teman gue yang ga bisa gue sebutin satu-satu, makasi Brays udah memotivasi gue mewujudkan sebuah karya.
- Terimakasih untuk Kalian yang selalu hadir disetiap panggung yang gue singgahi, gue selalu bersemangat setiap kalian ikut nyanyi bareng!
- Terimakasih juga buat wishki (kucingnya raisha) yang jadi penghiburan selama kita (gue, mama & raisha) tersekat dirumah hahaha
